Berita Terbaru
03/09/2010 21:50:18 Naskah Sunda di EFEO Fotokopi naskah yang kini tersimpan di kantor EFEO di Jakarta boleh diperiksa dan dibaca oleh siapa pun yang berminat. Meskipun hanya mengandung fotokopi, koleksi itu rupanya cukup berharga dan patut dimanfaatkan. Jumlah itemnya 239. Di antaranya, 215 buah telah diidentifikasi berdasarkan katalog (stensilan) yang disusun oleh Ibu Sukanda-Tessier, sedangkan 24 buah lagi belum berhasil diidentifikasi. Daftar ke-215 item itu terlampir.
25/08/2010 9:27:33 Situs MANASSA di OPI-LIPI Dalam rangka peningkatan dan percepatan aktifitasnya sebagai organisasi profesi, pada tanggal 24 Agutus 2010 MANASSA telah bergabung dengan Organisasi Profesi Ilmiah Indonesia (OPI) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Selanjutnya, Pengurus MANASSA akan memanfaatkan fasilitas situs yang disediakan oleh OPI-LIPI dengan berbagai fiturnya. Dalam masa transisi, situs ini (http://manassa.org) tetap akan difungsikan sampai masa peralihan benar-benar dapat dilakukan dengan sempurna. Adapun alamat situs MANASSA di OPI-LIPI adalah http://situs.opi.lipi.go.id/manassa/.
Artikel Terbaru
31/05/2010 13:58:14 Manuskrip dan Nasionalisme Kultural Kita Tugas yang cukup berat adalah bagaimana membangkitkan rasa kepemilikan dan kebanggaan masyarakat masa kini terhadap manuskrip Nusantara itu. Perlu ada rumusan strategi kebudayaan secara utuh yang bisa menempatkan khazanah manuskrip sebagai salah satu artefak budaya pembentuk citra dan identitas kultural yang dapat dibanggakan, mulai dari strategi pelestariannya, advokasi nilai pentingnya sebagai benda cagar budaya, hingga strategi ‘pemasarannya' agar dikenal luas oleh dunia internasional.
09/04/2010 8:29:13 NU dan Manuskrip Islam Pesantren Saya yakin,haqqulyakin,dengan semakin terbukanya akses terhadap pesantren, terhadap khazanah keilmuannya,dan terhadap karakeristik keragaman mazhabnya, gagasan-gagasan multikulturalisme dan pluralisme yang memang menjadi karakter utama pesantren akan semakin dikenal khalayak nasional dan internasional. Dengan demikian pesantren tak melulu dicurigai sebagai sarang terorisme yang mengajarkan kekerasan.
Kegiatan
28/04/2009 12:27:41 Agenda Manassa Tahun 2010 Berikut ini adalah agenda kegiatan Manassa di Tahun 2010:
05/03/2009 12:31:18 Kalender Manassa 2008-2009 Berikut adalah sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan, dan secara resmi melibatkan Manassa sebagai organisasi:
Publikasi
02/08/2010 17:05:45 Katalog Naskah Tanoh Abee, Aceh Besar Pada Juli 2010 ini, Manassa, atas kerja sama dengan Tokyo University of Foreign Studies, Pusat Kajian Pendidikan dan Masyarakat (PKPM) Aceh, , Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Dayah Tanoh Abee sendiri, telah menerbitkan Katalog Naskah Tanoh Abee, Aceh Besar.
09/04/2010 16:38:30 Iman dan Diplomasi: Serpihan Sejarah Kerajaan Bima Dalam pengantar buku ini, Henri Chambert-Loir dan H. Siti Maryam Slahuddin mengharapkan agar ke depan, para ahli naskah kuno dan sejarawan perlu bekerja sama untuk menginventarisasi, mengumpulkan, mengedit, dan mengulas sumber-sumber lokal tentang sejarah Indonesia, juga untuk menyoroti kepribadian dan peran historis beberapa Sultan terpenting dalam perkembangan sejarah Indonesia (h. 16).
Arsip Media
12/07/2010 16:07:52 Naskah Islam Indonesia Sampai dua dasawarsa lampau, ilmu filologi dan ilmu sejarah khususnya sangat cenderung berdiri sendiri seolah tanpa kaitan satu sama lain. Filologi terpaku pada kerumitan teks-teks naskah tertentu, sehingga cenderung sangat teknis dan sempit. Sementara sejarah lebih terpaku pada arsip dan dokumen, sehingga menjadi sangat kering, naratif, dan ensiklopedik. Keadaan ini tentu saja tidak menguntungkan, khususnya menyangkut kajian sejarah sosial dan intelektual Islam nusantara. Dengan penguatan hubungan dan ketergantungan lintas disiplin, ilmu filologi dan ilmu sejarah bergandengan tangan dalam penelitian naskah.
07/07/2010 5:42:02 Dibangun, Networking Naskah Melayu Seminar Internasional naskah Islam Nusantara di Hotel Ibis, Pekanbaru melahirkan sejumlah rekomendasi, di antaranya akan dibangun networking skala internasional dalam pengolahan naskah Melayu, sehingga naskah tersebut mudah diekses oleh peminat yang berada di negara manapun.