30/06/2009 8:41:12 Kompas: Naskah Kuno Tidak Terawat Beberapa naskah yang terbuat dari kertas yang berasal dari tanaman, seperti kertas daluang, menurut Edeh, tidak bisa direstorasi. Tingkat kerusakan kertas yang tinggi membuat salah satu kitab koleksi itu tidak bisa diperbaiki lagi.
28/06/2009 8:51:27 Solopos: Workshop digitalisasi naskah kuno "Wajah Tanah Air kurang dipercaya" Namun, semua perbincangan mengenai hal itu akhirnya mandek pada persoalan dana. Ketua Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa), Oman Faturrahman, dalam perbincangan dengan Espos, di sela-sela kegiatan workshop digitalisasi naskah kuno di Hotel Sahid Jaya Solo, Jumat (26/6), mengakui butuh ratusan juta rupiah untuk mengubah naskah kuno bernilai sejarah dalam bentuk digital.
10/06/2009 16:10:33 Naskah Kuno: Problematik Pelestarian dan Pengamanannya Kompas, Minggu, 7 Juni 2009. Maka di situ terletak hubungan antara proyek pelestarian naskah tahun 1980-an dan kasus raibnya naskah di MRP tahun 2009, yaitu penemuan bahwa ada naskah-naskah hilang dari koleksi. Tanpa adanya penginventarisasian naskah-naskah oleh SMP, mungkin hilangnya naskah-naskah dari MRP tidak akan terungkap.
03/06/2009 8:33:17 Menyelamatkan Naskah Jawa Kuno: Media Indonesia Kini, semua buku dan naskah sastra kuno itu masih utuh dan dalam kondisi sangat baik sehingga bisa dibawa menggunakan angkutan umum. Kalau tidak ada halangan, kata Paterson, dalam waktu satu atau dua tahun mendatang mudah-mudahan semuanya sudah bisa disatukan di yayasan.
07/05/2009 15:56:36 Penelitian tim UNESCO: 42 Naskah kuno dipastikan raib Anggota Tim Inventarisasi dari BP3 Jateng, Zainul Azzan menambahkan, dari hasil inventarisasi pada tahun 2007 lalu belum menyentuh semua naskah kuno di museum itu, karena waktunya yang terbatas. Dengan kerja yang optimal, lanjutnya, tim menginventarisasi sebanyak 377 manuskrip kuno dan 50 kotak belum sempat dibuka. Setelah mencocokkan dengan hasil inventarisasi dari UNS pada tahun 1992, ujarnya, ternyata ada sebanyak 24 manuskrip yang terindikasi hilang. Daftar naskah kuno yang terindikasi hilang berdasarkan hasil crosscheck Ny Nancy K Florida dan Bagian Perpustakaan Radya Pustaka Februari-Maret 2009
07/05/2009 15:51:17 Ratusan naskah Radya Pustaka belum terdata 500 Rol mikrofilm memprihatinkan Sebanyak 500 rol mikrofilm naskah kuno yang dibuat hasil kerja sama dengan UNESCO pada tahun 1980-an silam dalam kondisi memprihatinkan di Museum Radya Pustaka, Laweyan, Solo.
26/04/2009 1:33:22 Naskah Kuno Raib Salah satu naskah kuno bersejarah yang proses peminjamannya tidak jelas adalah kitab Alquran Kajawekaken, atau Alquran yang ditulis dengan huruf Jawa. Yanti, sapaan Wijayanti, mengatakan hingga kemarin dia belum menemukan berita acara peminjaman kitab tiga seri itu.
26/04/2009 1:22:05 Naskah Kuno di Museum Solo Raib Berdasarkan hasil inventarisasi Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Tengah pada November-Desember 2007 tercatat, 24 dari 558 koleksi naskah hilang.
26/04/2009 0:56:05 Lebih dari 20 Naskah Kuno Diduga Raib Solo, Kompas - Setelah arca batu dan perunggu yang hilang, kini giliran koleksi naskah kuno Museum Radya Pustaka Solo, Jawa Tengah, diduga raib menyusul amburadulnya pengelolaan perpustakaan museum tersebut. Lebih dari 20 naskah kuno yang sebelumnya tercatat di katalog kini tidak jelas keberadaannya. Beberapa di antara naskah tersebut merupakan karya agung (masterpiece).
18/12/2008 6:10:31 Rendahnya Minat Mahasiswa Pelajari Munuskrip Kuno Manuskrip kuno sebenarnya penting untuk dipelajari karena merupakan salah satu warisan budaya bangsa Indonesia, dan di dalam manuskrip tersebut juga terkandung nilai historis peninggalan nenek moyang. Sayang masih sedikit mahasiswa yang menyadari pentingnya mempelajari manuskrip kuno tersebut.

  « 1 2 3 »